Satu Hari di Manchester

manchester

Ini adalah lanjutan cerita perjalanan saya dengan suami setelah dari kota Birmingham. Kalau kamu belum baca ceritanya bisa kamu baca disini. Kami berangkat dari kota Birmingham pada malam hari menuju kota berikutnya yaitu kota Manchester. Kota ini paling terkenal di dunia dengan klub bolanya. I’m not really a fan of football but who doesn’t know Manchester United right?

Bicara soal perjalanan kami menuju ke Manchester, ada cerita yang paling mengesankan bagi kami karena bis kami tumpangi datang terlambat. Seharusnya kami sudah berangkat dari Birmingham jam 7 malam tapi karena bisnya telat kami harus menunggu hampir selama 1,5 jam. Dan yang paling membuat kami kesal, tidak hanya kami tapi penumpang lain juga, adalah kami harus menunggu di luar dalam kondisi udara yang cukup dingin. Yes! halte bus tempat kami menunggu sama sekali tidak ada atap ataupun kursi.  Well, this is what you get if you buy a cheap ticket bus, you can’t expect more. Sebenarnya bukan masalah halte busnya juga sih tapi telatnya itu lho yang nggak bisa ditolerir. Hampir semua penumpang complaint hal yang sama. Sampai akhirnya, karena bus kami tak kunjung datang, ketika bus menuju Newcastle datang, kami semua disuruh ikut naik bus tersebut. Benar-benar pengalaman yang berkesan dan tak terlupakan. If you are wondering what bus did we take then it is Megabus “Low cost coach travel in the UK”But anyways, meskipun bisa dikatakan mengalami pengalaman yang tidak baik tapi kami tetap ingin menggunakan jasa Megabus karena memang yang paling murah untuk kantong mahasiswa. Sekarang mari kita lanjut ke cerita ketika kami sampai di Manchester.

Kami menginap di Manchester selama 2 malam 1 hari. Kami berterima kasih sekali kepada keluarga Mbak Agnes dan juga Mas Adit yang sudah bersedia menerima kami untuk menginap selama 2 malam. Mereka adalah teman-teman kantor suami saya.  Kami tiba di Manchester tengah malam dan kami langsung segera istirahat karena kami akan jalan-jalan keliling kota Manchester pagi-pagi lagipula hari sudah malam kami nggak enak juga sama mbak Agnes. Keesokan paginya kami disuguhkan sarapan yang sangat Indonesia sekali. Ada nasi kuning, telor sambel ijo plus kerupuk udang. Wuih mantab banget deh! meskipun baru belum sampai satu bulan tinggal di UK (nb: pada saat itu) tapi kalau ketemu masakan Indonesia rasanya seneng banget. Thanks mbak Agnes for the food!

Setelah perut kenyang, kami langsung berangkat naik bus dengan membayar £1 saja untuk sekali jalan menuju destinasi pertama kami yaitu Museum of Science and Industry. Disini dipamerkan mengenai perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan dan industri. Setahu saya kota Manchester ini memang dikenal sebagai kota industri pada jaman dulu (cmiiw). Menurut saya museum ini sangat cocok untuk anak-anak karena selain menambah pengetahuan buat sang anak, mereka juga tidak akan bosen berkeliling museum ini karena semuanya menarik  untuk dilihat.

museum of science industry

museum of science and industry manchester
Ini adalah bangunan yang berada di sekitar lokasi Museum of Science and Industry. Cantik yah didominasi dengan bata merah.

Destinasi kami selanjutnya adalah John Rylands Library. Beberapa orang merekomendasikan tempat ini karena bagian dalam bangunannya yang cantik. Dalam perpustakaan ini banyak buku-buku tua yang mungkin sudah ada dari tahun 1800-an. Ketika masuk ke perpustakaan ini seperti sedang berada di era 1800-an.

john rylands library

john rylands library
penampakan arsitektur bangunan dari sisi luar

 

john rylands library
salah satu bagian dalam dari perpustakaan

Setelah dari perpustakaan ini, kami istirahat sejenak dengan mengisi perut kami. Kalau soal makanan kami cenderung memilih yang paling hemat saja karena kami lebih mementingkan exploring the city. Oh iya sekedar sharing aja, museum-museum di UK hampir semuanya gratis, yang mahal sebenarnya adalah transportasinya. Makanya sebenarnya uang kami lebih banyak habis karena biaya transportasi. Jadi kalo masih bisa jalan kaki, lebih baik jalan kaki saja.

img_1850
Setelah kenyang kami nonton street performer sebentar.

Destinasi berikutnya kami ke Manchester Town Hall. Sebenarnya bisa masuk cuma karena ada acara di halaman luar dan waktu kami terbatas jadi kami hanya sempat foto saja dari luar.

img_1858

img_1871
ini adalah sisi belakang dari Manchester Town Hall
manchester cenotaph
Manchester Cenotaph

Destinasi selanjutnya yang lebih disukai sama suami nih atau para pecinta sepakbola yaitu ke stadium. Di Manchester ada dua klub bola ternama yang tidak perlu lagi saya sebut karena kamu yang membaca ini pasti udah tau deh. Stadium pertama yang kami kunjungi adalah Old Trafford. Ini adalah kandangnya MU, as you guys already know of course.

img_1896

img_1907

Tidak puas rasanya kalo cuma ke stadiumnya MU, karena masih ada satu klub sepakbola lagi yang juga sudah cukup dikenal namanya yaitu Manchester City. Stadiumnya dinamakan Etihad Stadium.

img_1928

Etihad stadium

Karena hari semakin gelap makanya perjalanan kami strolling around Manchester berakhir sampai disini. Selanjutnya kami makan malam bersama dengan teman-teman kantor suami saya beserta keluarganya yaitu mbak Agnes, mas Adit, dan mas Ronald.

img_1933
Wajah gembira karena perut sudah super kenyang setelah makan Turkish food hanya dengan membayar masing-masing £5 saja
manchester piccadilly
Waiting for the train to come. Can you spot my husband?

 

img_1936-2
Can you guess our next destination city?

 

Sebenarnya ada kejadian mengesankan juga nih ketika mau berangkat ke kota kami berikutnya, but I’ll save it for my next post. 

See you on my next post and thank you for reading guys!

 

 

Follow my blog with Bloglovin

You may also enjoy:

1 Comment

Post a Comment