Review: The Bath Box Scary Face and Breakfast Porridge

the bath box

Semenjak saya mengikuti blog dan YouTube video dari beberapa beauty influencer/blogger, saya semakin sadar pentingnya skin care sejak dini. Apalagi kalau mulai mengenal make up tentu hal pertama yang harus dirawat adalah kanvasnya which is wajah kita. Actually usia saya saat ini sebenernya sudah mau memasuki usia mature yaitu almost 30. Bisa dibilang agak telat yah untuk sadar pentingnya skin care. Sebenernya sih dari saya masih SMA, Ibu saya selalu cerewet agar saya mulai menggunakan pelembab wajah tapi saat itu saya tidak begitu peduli karena merasa wajah saya sudah cukup dengan facial foam. Sekarang baru sadar deh kalau skin care itu tidak hanya cuci muka dengan facial foam saja tapi ada serangkaian produk lainnya yang berfungsi agar wajah kita tetap dalam kondisi baik. Mungkin cerita saya mengenai kapan saya mengenal skin care akan saya bahas di post lainnya yah.

Lanjut!

Nah, karena saya mulai concern dengan skin care makanya saya juga mulai mencari produk-produk yang dibutuhkan untuk usia saya saat ini. Salah satunya adalah cleanser dan masker. Saya pernah membahas pentingnya double cleansing di post ini ya. Cleanser dan masker yang saya gunakan saat ini adalah The Bath Box. Pertama kali saya kenal dengan brand ini dari beberapa beauty influencer/blogger yang menggunakannya. Awalnya saya hanya kenal produk Sugar karena produk itu yang direkomendasikan oleh beauty influencer/blogger. Lalu The Bath Box mengeluarkan produk yang setipe namun memiliki kandungan yang berbeda yaitu Scary Face. Akhirnya saya beli Scary Face cleanser ditambah maskernya juga yaitu Breakfast Porridge.

Kenapa saya memilih Scary Face dan Breakfast Porridge?

Karena kulit wajah saya berminyak dan banyak komedo di sekitar hidung. Kedua produk ini mengandung rhassoul clay yang telah dikenal sebagai bahan utama yang dipakai untuk membersihkan pori-pori tersumbat dan mengangkat semua kotoran dan racun yang masuk ke dalam pori-pori wajah.

Ketika tutup jar dibuka, maka produknya berbentuk seperti foto dibawah ini. Di sebelah kiri adalah Breakfast Porridge sedangkan di sebelah kanan adalah Scary Face.

the bath box scary face breakfast porridge

Pada sisi samping jar terdapat kandungan produk, cara pemakaian dan deskripsi produk. Ingat ya kita harus selalu membaca cara pemakaian dari sebuah produk agar kita mendapatkan hasil yang maksimal.

the bath box scary face breakfast porridge

Biasanya saya menggunakan cleanser Scary Face setiap malam hari setelah pemakaian make up seharian. Sementara masker Breakfast Porridge saya gunakan seminggu 1x saja, kadang-kadang seminggu 2x.

Now, let’s move on to my impression on using it.

Scary Face

Biasanya saya mengambil sedikit saja lalu saya taruh di telapak tangan saya dan dicampurkan dengan sedikit air. Jika dibandingkan Sugar cleanser, produk ini lebih susah untuk diblend namun tidak masalah buat saya. Lalu saya oleskan ke wajah yang telah saya basahi terlebih dahulu. Lalu saya diamkan selama 2 menit, kemudian saya bilas dengan air.

Saat menggunakannya, saya sangat suka dengan wangi herbalnya sehingga membuat saya lebih rileks seperti sedang berada di tempat spa. Saya juga merasakan ada butiran gula yang juga membantu eksfoliasi. Jika kulit kalian cenderung sensitif saya sarankan jangan terlalu keras saat mengoleskan produk ini.

Setelah menggunakannya, saya merasa kulit wajah saya lebih bersih dan beberapa komedo di hidung saya terangkat meskipun tidak semuanya. Wajah saya terasa lebih halus. Meskipun produk ini mengangkat kotoran secara intens tapi kulit wajah saya tidak terasa sangat kering seperti ketarik-tarik, sama sekali tidak. Justru saya merasa kulit wajah saya terasa kenyal.

Breakfast Porridge

Kalau ingin memakai masker ini, saya menyiapkan wadah kecil dan sendok teh untuk mencampurkannya dengan air. Pertama, saya mengambil 1 sdt masker, lalu 2 sdt air, kemudian diaduk sampai rata hingga adonannya agak kental. Lalu saya oleskan ke wajah saya dan didiamkan selama kira-kira 10 menit hingga terasa setengah kering. Setelah itu saya menggosokkan wajah saya dengan lembut fungsinya untuk membantu eksfoliasi. Lalu saya bilas dengan air.

Saat menggunakannya, saya merasa seperti adonan oatmeal yang ada di wajah saya. Hahaha. Tepat sesuai namanya. Wanginya bikin laper, apalagi kalau dipakai sebelum sarapan. Hehehe. Setelah beberapa menit, kulit saya terasa ketarik sepertinya itu tanda kalau produknya sedang bekerja.

Setelah menggunakannya, sensasi rasanya hampir sama dengan ketika saya menggunakan cleanser Scary Face, bedanya hanya agak lebih ketarik tapi masih dalam batas nyaman yah.

I love this products because,

  1. Mengangkat komedo dan kotoran secara efektif
  2. Wajah terasa halus dan kenyal setelah dipakai
  3. Minyak di wajah saya cenderung berkurang dibandingkan sebelum pakai produk ini
  4. Pure natural handmade
  5. Made in Indonesia (let’s support our local products)
  6. Murah. Scary Face hanya Rp. 99.000 dan Breakfast Porridge hanya Rp. 60.000 (belum termasuk ongkir tapi yah)

Tapi… sayangnya cleanser Scary Face tidak selalu tersedia karena produk ini masuk ke dalam kategori “Fresh Cooked” jadi hanya tersedia dalam jumlah terbatas. Kalau sedang tidak tersedia lebih baik klik “Notify me when available” karena memang produk ini worth to buy.

Sekian dulu ya review kali ini.

Thank you for reading my post!

Untitled design (2)

 

 

 

Disclaimer: this is not a sponsored post. All opinions are my own. 

You may also enjoy:

2 Comments

Post a Comment