Moskow Hari #1 – Wisata ke Ibukota Negeri Beruang Merah (part 2)

kremlin

Setelah melihat katedral yang saya bilang mirip dengan masjid itu, saya dan Simson melanjutkan perjalanan menuju museum. Museum ini adalah museum art yang cukup dikenal juga di kota Moskow. Letak Pushkin Museum tidak jauh dari Cathedral of Christ the Savior. Kami hanya jalan kaki sekitar 5 menit saja.

Begitu sampai di Pushkin Museum, kami harus bayar masing-masing 300 Rub. Sayangnya museum ini tidak terima mahasiswa internasional pengguna ISIC. Mereka memberikan diskon khusus untuk mahasiswa Rusia saja. Makanya Simson harus bayar dengan harga normal.
pushkin museum

pushkin museum

Sedikit berbeda dengan museum-museum lainnya yang pernah saya kunjungi. Disini kami harus menitipkan coat dan tas ransel kami. Buat kami sendiri sih, jadi lebih enak soalnya kan coat dan tas ransel kami cukup berat. Hehehe.

Gaya museum art ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan museum-museum art yang pernah kami kunjungi. Saya pribadi sih merasa museum art ini lebih kecil dari museum pada umumnya. Tapi buat kami, museum ini cukup lumayan buat menikmati art dan tempat persinggahan untuk menghangatkan diri. 

Setelah jalan-jalan menikmati museum, perut kami sudah mulai berbunyi. Hehehe. Tanda kami harus makan. Makanya sebelum ke tempat berikutnya kami cari makan dulu. Biasanya kami cari fast food aja. Tapi ternyata ketika cari tempatnya melalui citymapper, di aplikasinya sudah menunjukkan kalau kami sudah sampai di tempat tujuan. Tapi kami lihat kanan kiri kami kok nggak ada. Akhirnya kami nyerah dan nyebrang jalan lewat tunnel bawah tanah menuju dekat Kremlin. Ternyata kami malah ketemu mall juga. Di dalam mall itu, kami malah menemukan food court. Jadi, daritadi kami cari-cari tempat makan ternyata semuanya ada di bawah tanah. Hahaha.

Akhirnya kami makan di food court saja. Tempatnya sama seperti di Indonesia. Harus ngtakein meja dulu sebelum pesen makan kalau tidak bakal kesulitan dapat meja. Terus, kalo udah selesai makan biasanya pada tinggalin aja sampahnya di meja karena ada petugas yang beresin. Sama banget kayak di Indonesia.

Pilihan makanannya disana juga berbagai macam. Namun kami malah tergiur dengan chinese food. Hahahaha. Memang kalau lidah asia itu tetap saja pengennya makanan asia.  Saya pilih makan bihun goreng, sementara Simson pilih udon.

Setelah perut kenyang, kami langsung menuju loket tiket untuk masuk ke kawasan Kremlin.  Kremlin ini adalah kawasan tempat tinggalnya Presiden. Mungkin bisa dibilang kayak white housenya Rusia kali yah. Kawasan kremlin ini dikelilingi oleh tembok besar dan kokoh. Di setiap pintu masuknya juga dijaga oleh polisi Rusia yang tampangnya agak sangar-sangar gitu.

Untuk masuk ke kawasan ini cukup bayar 500 Rub. Tapi itu cuma masuk kawasannya saja dan masuk ke katedral-katedral yang ada di dalamnya. Kalau mau masuk museumnya yang namanya armoury chamber dimana terdapat mahkota raja (diamond fund), biaya tiketnya 700 Rub. Waktu itu kami lihat antriannya panjang banget. Tapi bisa juga kok beli tiketnya online disini

Kalo kamu mau sekalian masuk ke dalam museumnya, sebaiknya sih dari pagi-pagi. Karena harus seharian disini. Kami saja yang hanya mengunjungi komplek Kremlin saja menghabiskan waktu setengah hari. Kami berdua puas banget bisa foto-foto disini. Beruntung kami mendapatkan cuaca yang cerah dan tidak terlalu banyak turisnya jadi bisa leluasa juga foto-fotonya.

Saint Basil sudah terlihat dari kawasan Kremlin
Daerah di luar Kremlin, dibawahnya adalah Mall

Setelah kami puas, kami keluar dari kawasan Kremlin dan jalan-jalan saja sekitar situ. Sebenarnya di sebelah kawasan Kremlin adalah Red Square, tapi itinerary kami mengunjungi Red Square adalah keesokan harinya. Makanya setelah hari mulai gelap, kami pulang. Kami juga sudah cukup lelah jalan-jalan di hari itu. Dilanjutkan keesokan harinya….

XOXO. RVC

 

You may also enjoy:

4 Comments

    1. Hi Crystal! Makasih yah udah mampir balik ke blog aku.
      Wordpress aku pake selfhosting. Kalo biasanya sih saat aku follow blog, di notifikasi mereka akan muncul kalo aku udah follow mereka. Nah disitu katanya sih ada tombol follow dari wordpress untuk follow balik. Tapi kalo di site aku nggak ada. Aku masih belajar2 nih tentang dunia perbloggingan hehehe. 🙂

Post a Comment