Moskow Hari #1 – Wisata ke Ibukota Negeri Beruang Merah (part 1)

Saya sendiri tidak pernah terpikir kalau suatu saat nanti saya akan menginjakkan kaki di negeri beruang merah ini, alias Rusia. Tiba-tiba saja suami saya, Simson, ingin menjelajahi Rusia dan segera mencari tiket pesawat yang murah untuk kami berdua di penghujung tahun yang lalu. Ternyata pencarian itu membuahkan hasil. Simson berhasil mendapatkan tiket pesawat murah ke Rusia. Harga tiket pesawatnya untuk PP sekitar £240 untuk kami berdua, bukan per orang yah. Bisa dibilang harganya hampir sama dengan tiket PP Jakarta-Yogyakarta. Kami mendapatkan tiket murahnya dari Kiwi.com. Karena tiket yang murah ini pun dalam perjalanan menuju Rusia ada saja tantangannya.

Berawal dari ketika kami tiba di bandara internasional Domodedovo, kami mendapatkan sedikit masalah di bagian imigrasi. Namun untungnya tidak terlalu lama kami tertahan di imigrasi. Cerita tentang ini sudah saya ceritakan di post sebelumnya.

read more: tips traveling ke Rusia

Tepat di depan pintu kedatangan, ada yang jual sim card beeline. Langsung saja kami beli. Karena internet itu penting apalagi di negara yang baru pertama kali dikunjungi. Setelah beli sim card, kami langsung mencari stasiun kereta Aeroexpress. Aeroexpress adalah kereta khusus untuk ke pusat kota Moskow dari bandara. Tiketnya bisa dibeli secara online disini. Tenang aja, websitenya ada yang dalam bahasa inggris kok.20170324_165823

20170324_165954

Kami tiba di hotel sudah cukup malam. Sehingga ketika tiba di hotel, kami langsung istirahat karena kami ingin agar keesokan harinya punya badan yang fit agar bisa jalan-jalan dari pagi.

 

*****

Destinasi kami yang pertama adalah Sparrow Hills. Niat saya adalah foto di depan Moscow state university dari taman sparrow hills, namun ternyata masih jauh dari stasiun subwaynya. Jadinya kami hanya liat sekitaran sparrow hills yang sebenarnya agak mengecewakan sih. Karena disana itu masih musim dingin jadi tamannya pun tidak indah malah terasa suram. Beberapa danau kecil bahkan masih membeku. Saya sarankan buat kamu yang ingin kesini, datang lah ke park hanya ketika spring dan summer saja.

20170325062646_IMG_6887 (2)
Danau kecil yang masih membeku

Setelah itu kami langsung menuju ke destinasi kami berikutnya, Novodevichy Convent. Tempat ini adalah biara yang terkenal di Moskow. Bahkan biara ini masuk dalam list warisan budaya dunia oleh UNESCO. Saat kami kesana, tidak terlalu banyak turis yang datang. Kebanyakan malah orang-orang yang ingin berdoa disana. Untuk masuk ke dalam kawasannya harus bayar 300 Rub per orang ditambah charge untuk foto 100 Rub. Kalau menurut kami, jika dibandingkan dengan landmark lainnya di Moskow, rasanya kurang worth it sih. Mungkin buat kamu yang ingin ke Moskow mendingan nggak usah kesini. Kalau tetap penasaran mau kesini sih gak apa juga, foto saja dari luar tapi nggak usah masuk.

Setelah cukup puas, kami melanjutkan perjalanan berikutnya ke Cathedral of Christ the Savior. Kalau kamu follow instagram saya, saya pernah post tentang tempat ini. Kesan pertama saya tentang gereja ini adalah kok bentuknya seperti masjid besar aceh yah. Itu benar-benar yang terlintas di benak saya saat itu. Gerejanya megah sekali, sangat besar. Jika ingin melihat dalamnya dibolehkan kok tapi dilarang foto. Memang tipikal di Rusia ini, kalau masuk ke gerejanya bayar, berarti boleh foto-foto. Kalau gratis, nggak boleh foto dan nggak boleh berisik juga. Karena memang banyak orang Rusia yang lagi berdoa di dalam.

Selanjutnya akan saya ceritakan di part 2 yah!

XOXO. RVC

You may also enjoy:

Post a Comment