Menuju Paris Hari #1 – Terlambat

eiffel tower

Jalan-jalan ke Paris sebenarnya tidak direncanakan. Karena dari dulu rencana kami untuk jalan-jalan ke Eropa sekitar bulan Mei atau Juni. Namun karena ada hal lain makanya kami segera merencanakan traveling kami ke Paris.

Kami jalan-jalan ke Paris dengan budget yang cukup ketat. Kami ambil cari penginapan yang paling murah, kami juga cari transportasi paling murah, pokoknya bagi kami yang penting pengalaman bisa menginjakkan kaki dan bisa melihat suasana kota Paris dengan mata kami sendiri.

Sebenarnya saya sudah pernah ke Paris waktu masih kecil, bahkan pernah tinggal selama 2,5 tahun sewaktu saya masih SMP. Namun saya selalu ingin kembali lagi dan selalu merasa excited jika kembali ke Paris. Apalagi kali ini sangat berbeda. Saya kembali lagi bersama suami saya. Buat suami saya, ini jadi pengalaman pertamanya ke Paris.

Perjalanan kami diawali dengan naik bis dari London menuju Paris. Harga tiketnya kami pilih yang paling murah yaitu £20/orang. Memang jadinya nggak terlalu nyaman ditambah lagi perjalanannya juga memakan waktu yang sangat lama yah dibandingkan naik pesawat atau kereta.

Kami berangkat dari London pukul 20.00. Dari London ke Paris harus nyebrang laut. Saya pikir akan menggunakan tunnel bawah laut. Tapi ternyata kali ini bis kami nyebrang menggunakan ferry. Jadi di pelabuhan, kami lewat imigrasi dulu. Biasanya barang bawaan kami akan dicek lewat x-ray tapi karena mungkin sudah larut malam makanya nggak ada lagi pengecekan koper.

Sesudah lolos semuanya, bis kami akan mengantri untuk masuk ke kapal. Nah ini yang lama banget. Ngantrinya sampai sekitar 1 jam. Ketika bis sudah masuk kapal. Semua penumpang harus turun. Ternyata di dalam kapalnya bagus banget. Ada tempat belanja, foodcourt dan tempat ngopi-ngopi alias Starbucks.

Tapi semua harganya mahal-mahal. Jadi saran saya mendingan kalian sudah bawa bekal juga dari rumah yah. Daripada beli di kapal. Tapi kalau harga kopi di Starbucks sih standard yah. Disini juga harus segera cari tempat yang nyaman karena kita akan berada di kapal selama 3,5 jam. Karena kami perjalanan malam jadi setidaknya cari tempat yang bisa rebahan. Perjalanannya sebenarnya hanya memakan 1,5 jam saja. Tapi saat itu kapalnya lama di pelabuhan. Katanya seharusnya nggak selama itu nunggunya. Makanya bis kami pun terlambat sampai Paris.

View dari dalam kapal
Foodcourt

Kami sampai di Perancis sekitar pukul 5 pagi. Seharusnya jadwal kami sampai di kota Paris jam 6 pagi. Karena kapalnya berangkat terlambat makanya kami baru bisa sampai di Paris pukul 9.30. Tapi kami bersyukur bisa sampai di Paris dengan selamat.

sunrise in France

Ketika kami sampai di terminal bis, kami langsung menuju stasiun metro dan beli tiket disana. Beli tiket metro disana cukup mudah kok. Tinggal beli lewat mesin tiketnya saja. Daripada kamu beli di tempat CS-nya mendingan beli di mesin tiket karena sebagian dari mereka bahasa inggrisnya pas-pasan. Kalo kamu beli tiket metro, sebaiknya sesuai dengan kegunaan perjalanan kamu yah. Tiket tranport disana belinya sesuai zona. Jadi misalnya kamu nginep di hotel yang berada di zona 2, maka sebaiknya beli saja tiket harian yang mencakup zona 1 – 2. Sebagian besar top places yang ada di Paris berada di zona 1. Kecuali Versailles dan Disneyland Paris yang ada di zona 5. Kalo kamu kesana sebaiknya beli tiket di hari itu khusus untuk zona 1-5. Semua harga tiket ada disini.

Saya ingin jelasin lagi nih tentang tiket transport di Paris supaya kalian nggak salah beli seperti kami. Kami waktu itu beli tiket yang Paris Visit unlimited travel selama 2 hari. Karena memang yang full day cuma 2 hari aja. Namun ternyata kalau jenis tiket yang Paris Visit cuma bisa pilih zona 1-3 atau 1-5. Padahal hotel kami ada di zona 2, yang sebenarnya kami nggak terlalu perlu ke zona 3. Tapi karena nggak tahu kami langsung aja beli tiket untuk 2 hari yang unlimited sampai zona 3. Kesalahan kami lagi adalah suami saya tidak tahu kalau tiket ini sangat fragile alias gampang lecek karena bentuknya cuma kertas kecil doang. Akhirnya di malam hari pertama, tiket suami saya udah bermasalah karena agak lecek jadi magnet di belakangnya rusak. Mau masuk stasiun jadi nggak bisa. Waktu mau minta ganti sama CS-nya malah dibilang harusnya kami jaga baik-baik dan mereka nggak bisa ganti, mereka bilang harus beli baru. Sempet bete tuh saya.

Nah, belajar dari pengalaman kami, lebih baik kamu beli tiket yang Mobilis (une journee). Tiket ini unlimited juga kok. Bisa dipakai juga untuk Metro, RER, dan bis. Tiket ini hanya bisa dipakai untuk 1 hari saja. Jadi keesokan harinya harus beli tiket baru lagi. Dan kamu juga bisa pilih zona 1-2. Tiket ini juga bisa dibeli di bis, stasiun RER ataupun stasiun metro. Tapi kalau misalnya kalian nginepnya di zona 3. Masih lebih murah menggunakan tiket Paris Visit.

Yang paling penting adalah tiket kamu harus dijaga baik-baik, jangan sampai lecek dan jangan lupa dinamain dan diberi tanggal yah.

Next, saya akan cerita monumen apa saja yang kami kunjungi di Paris.

XOXO. RVC

 

You may also enjoy:

4 Comments

  1. Kalo berhasil ke Paris, main ke Eiffle, kayaknya aku mau selfie pose kayang *lalu sadar, perut gak bisa diajak kompromi hahaha.

    Btw, aku nyari tombol follow di blog ini kok gak ada ya? hmmm

    1. Nggak perlu kayang mas kasian perutnya mendingan rebahan aja di bawah menara eiffel. Hahaha.
      Tombol follownya belom ada mas soalnya masih ada masalah maklum newbie mas.. bisa difollow lewat notifnya wordpress kalo saya follow mas se..
      Kebetulan blognya sudah saya follow soalnya menarik tentang travel 😀

Post a Comment