Apply Visa Dubai di Jakarta

APPLY VISA DUBAI

Padahal post saya tentang jalan-jalan ke Dubai sudah cukup lama. Tapi baru sekarang saya ingin cerita tentang bagaimana apply visa Dubai di Jakarta. Semoga masih berguna yah untuk kamu yang ingin ke Dubai.

Kalau kalian sudah baca cerita saya, tentu kalian tahu kalau saya hanya stay beberapa jam saja di Dubai. Meskipun begitu saya tetap memerlukan visa. Karena memang sudah berencana ingin mampir sebentar di Dubai maka airline yang kami pilih adalah Emirates Airline. Kenapa? karena lebih mudah apply visa jika menggunakan Emirates Airline, as simple as that.

Langkah 1.

Buka website http://www.dubaivisa.net/indonesia/ disini sudah cukup jelas sih langkah-langkah apa saja yang harus diambil. Tapi kalau mau tahu dari cerita saya, sok atuh lanjut bacanya.

Langkah 2.

Kamu harus tahu berapa lama kamu akan stay disana. Ini juga yang akan menentukan harga visanya. Mereka menyediakan visa untuk 96 jam atau 4 hari. Ini adalah jenis visa yang durasi stay-nya paling kecil. Waktu itu saya pilih yang jenis ini. Ya mau nggak mau yah. Padahal cuma 8 jam disana.

Burj al-Arab
Burj al-Arab

Langkah 3.

Siapkan semua dokumen yang dibutuhkan dan jangan sampai terlewatkan satu pun. Penting untuk checklist berkali-kali. Selain itu juga kamu harus cek kapan waktu yang tepat untuk apply visa. Kalau saya waktu itu sempat kecepetan sehingga tidak ada pilihan jenis visa untuk 96 jam. Ternyata kalau untuk jenis visa ini disarankan apply H-14 sebelum keberangkatan. Sejujurnya saya agak deg-degan yah karena kan mepet juga tapi memang ternyata seperti itu prosedurnya.

Langkah 4.

Setelah semua dokumen lengkap, kamu bisa bawa semua dokumennya ke visa application centre yang ada di Kuningan City atau bisa juga upload via online. Tapi untuk upload online khusus untuk yang sudah punya konfirmasi tiket dari Emirates Airlines yah.

Langkah 5.

Kamu tinggal menunggu saja visanya keluar. Kalau bingung, jangan ragu untuk tanya langsung yah ke application centre-nya. Mereka sangat membantu kok.

Visa yang dikeluarkan nanti dalam bentuk secarik kertas. Jadi hati-hati yah agar disimpan baik-baik.

Sekian dulu cerita pengalaman saya.

Have a nice week!

 

 

 

You may also enjoy:

6 Comments

    1. Halo! salam kenal sari.. menyenangkan karena nggak ngrasain lagi polusi udara dan kemacetan Jakarta hihihi.. apalagi di tempat tinggal kamu yah.. seger banget yah udaranya.. 😀

Post a Comment